Save:
Ketika membuat atau mengedit dokumen, anda menggunakan perintah Save
untuk menyimpan perubahan. Anda akan sering melakukan hal ini. Ketika
pertama kali melakukan Save, hanya perlu menentukan nama file dan
lokasi. Setelah itu dapat melakukan Save setiap saat dengan nama file
dan lokasi yang sama.
Save As:
Perintah Save As digunakan untuk menyimpan pertama kali. Anda juga
dapat melakukan hal ini untuk menyimpan dokumen yang dikerjakan dengan
nama file baru.
Cara Menyimpan Save Dokumen Di Microsoft Word 2013
Sangat penting untuk selalu menyimpan dokumen yang sedang dikerjakan.
Sering melakukan Save akan membantu untuk meminimalkan potensi
kehilangan dokumen yang sedang dikerjakan. Jangan lupa untuk mengingat
dimana lokasi file dokumen tersebut disimpan agar mudah mencarinya.
1. Pilih Save pada Quick Access toolbar.

2. Bila ini merupakan penyimpanan pertama, akan muncul opsi Save As di Backstage view.
3. Anda harus memilih dimana file tersebut akan disimpan dan memberi nama file. Untuk menyimpan di komputer pilih Computer dan klik Browse. Alternatif lain adalah klik OneDrive dan menyimpannya di OneDrive.
3. Anda harus memilih dimana file tersebut akan disimpan dan memberi nama file. Untuk menyimpan di komputer pilih Computer dan klik Browse. Alternatif lain adalah klik OneDrive dan menyimpannya di OneDrive.

4. Kotak dialog Save As akan muncul. Pilih lokasi dimana file akan disimpan.
5. Masukan nama file dokumen dan klik Save.
5. Masukan nama file dokumen dan klik Save.

6. Dokumen akan disimpan. Kedepannya anda cukup klik Save untuk
menyimpan perubahan yang dibuat. Atau cukup menekan Ctrl + S pada
keyboard.
Menggunakan Save As Untuk Membuat Salinan Dokumen Dengan Nama Lain
Bisa jadi anda menginginkan salinan dokumen yang dikerjakan dengan nama
file lain. Misalnya file “Laporan Penjualan” hendak dibuatkan versi
salinannya, yakni “Laporan Penjualan 2″. Caranya sungguh mudah. Klik
Save As di Backstage view dan seperti cara menyimpan file pertama kali,
anda cukup menyimpannya kali ini dengan nama file baru (Laporan
Penjualan 2).

AutoRecover Word 2013
Word otomatis dapat menyelamatkan dokumen dan menyimpannya pada folder
temporary. Karena itu bila anda lupa menyimpan atau mengalami Crash,
data masih dapat diselamatkan melalui AutoRecover.
Menggunakan AutoRecover:
Buka Word 2013. Bila file auto-saved ditemukan, dialog Document Recovery akan muncul. Klik untuk membuka file-nya.
Secara default Word akan melakukan penyimpanan otomatis setiap 10 menit
sekali. Bila anda mengerjakan dokumen kurang dari 10 menit, Word mungkin
tidak membuat file auto-saved.
Bila anda tak menemukan file yang dicari, browse semua file auto-saved
melalui Backstage view. Cukup dengan klik tab File – Manage Version dan
pilih Recover Unsaved Documents.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar